Cipaganti Tawarkan Waralaba

"Tapi untuk waralaba di luar Jawa, kemungkinan baru bisa kami layani setelah Semester II tahun ini. Karena kami juga perlu membuka cabang-cabang sendiri di kota-kota besar di luar Jawa tersebut, sebagai penghubung cabang yang dibuka mitra di kota yang lebih kecil sekaligus sentra pengawasan operasi mitra," ujar Presiden Direktur Cipaganti Group Andianto Setiabudi, Senin (15/2/2010).
Direktur Pengembangan Usaha Cipaganti Group Tommy Teguh Susetio menambahkan, paket waralaba termurah yang ditawarkannya mulai dari Rp 400 juta sampai Rp 500 juta. Dengan investasi sebesar itu, pihak mitra sudah mendapatkan hak operasi 8 sampai 12 unit mobil travel Pregio atau Elf yang umumnya digunakan oleh perusahaan. Bukan itu saja, mitra juga mendapatkan sistem operasi yang dipandu oleh kantor pusat.
Selain itu, Andianto mengaku, sampai Semester I nanti perusahaan akan fokus menggarap pengembangan usaha di Pulau Jawa dan Bali. Cipaganti akan membuka pelayanan jasa travel di seluruh Bandara di Jawa dan Bali.
Nah, upaya nyata pengembangan usaha tersebut, pihaknya menjalin kerjasama dengan Angkasa Pura I dan II. Nantinya, penumpang pesawat dari bandara bisa langsung menggunakan jasa sewa kendaraan Cipaganti untuk sampai ke rumah masing-masing.
"Misalnya dari Surabaya mereka ingin naik travel langsung ke Jember dan sebagainya, itu bisa dilayani. Saat ini kami masih menunggu turunnya izin membuka counter dan pelayanan di Bandara, mungkin empat bulan lagi bisa dibuka di bandara Solo, Jogjakarta, Semarang dan Surabaya," jelasnya.
Sekedar informasi dari 1.250 armada yang dimilikinya, Cipaganti mengalokasikan 600 armada untuk bisnis travel & shuttlenya. Sehingga tidak heran 60 persen pendapatan berasal dari unit bisnis tersebut.
